Home Ekonomi dan Bisnis 5 Alasan Mengapa Bisnis Properti Bikin Nagih

5 Alasan Mengapa Bisnis Properti Bikin Nagih

by Fery Ferdiansyah
5 Alasan Mengapa Bisnis Properti Bikin Nagih

Bisnis properti menjadi salah satu bidang bisnis menjanjikan dengan laba yang juga menggiurkan. Hal ini dikarenakan rumah merupakan kebutuhan primer manusia sehingga permintaan akan properti acap kali mengalami peningkatan.

Catatan BTN memaparkan bahwa kebutuhan masyarakat akan rumah berjumlah rata-rata 800 unit per tahun sementara kapasitas yang tersedia hanya 250 hingga 400. Tentu saja, pertumbuhan properti ini juga turut mendukung bisnis-bisnis pendukung lainnya, misalnya konstruksi, jasa laundry, jasa cleaning service, jasa pindahan, dan banyak bidang usaha lainnya.

5 Alasan Mengapa Bisnis Properti Bikin Nagih
5 Alasan Mengapa Bisnis Properti Bikin Nagih

Maka sesungguhnya Anda sangat bisa memanfaatkan kesempatan ini bukan? Karena bisnis properti memiliki 5 keunggulan yang bikin nagih, yakni:

1. Bisnis Properti Sulit Turun Drastis di Indonesia

Jika emas terbilang cukup sering mengalami kenaikan dan penurunan harga, bisnis properti umumnya sangat sulit mengalami penurunan. Bahkan pada saat krisis ekonomi di Indonesia, harga properti tetap stabil bahkan naik.

Dengan kata lain, harga properti cenderung sulit mengalami perununan bahkan di saat negara sedang pada kondisi terpuruk sekalipun. Kalaupun mengalami penurunan, biasanya penurunan tersebut hanya dibawah 10% sehingga tidak mengalami penurunan drastis.

Inilah yang membuat bisnis properti umumnya dapat mencapai keuntungan minimal 20% per tahun. Menarik bukan?

2. Adanya Capital Gain

Bisnis properti juga memungkinkan penggelutnya mendapat capital gain, dimana Anda dapat meraih keuntungan lebih dari harga beli properti khususnya pada saat kenaikan harga properti.

Dengan demikian Anda dapat mendapat untung dari 1 unit rumah dengan persentase laba 10%-20% per tahun bahkan bisa diatas 25% pada kenaikan harga properti.

3. Adanya Cashflow

Bisnis properti juga memungkinkan Anda mendapat cashflow, yakni penghasilan dari investasi yang Anda lakukan. Cashflow ini bisa dapatkan baik berupa uang sewa atau penghasilan dari properti yang berhasil dijual.

4. Ketersediaan Lahan Terbatas dan Membuat Investor Memegang Kontrol

Hal lain yang membuat bisnis properti sangat beralasan untuk dicoba adalah karena keterbatasan lahan yang membuat investor memegang kontrol. Daya juang investasi cukup tinggi membuat nilai aset meningkat. Inilah yang akan menjadi nilai untung jika Anda sebagai investor yang akan sangat mungkin mendapat capital gain dan cashflow.

5. Meminimalisir Kerugian

Anda takut rugi? Jangan khawatir. Bisnis properti merupakan bisnis yang minim mengalami kerugian. Hal ini dikarenakan bisnis properti umumnya dapat di investasikan dengan mudah. Dengan demikian, Anda bisa meminimalisir kerugian dengan berbisnis properti.

Trend Bisnis Properti di Indonesia

Bisnis properti di Indonesia sendiri terbilang dinamis dan prospektif, mengingat Indonesia merupakan negara besar dengan penduduknya yang banyak. Mulai dari perumahan, apartemen, area perkantoran hingga industri, secara umum masih memiliki demand yang cukup tinggi.

HashMicro, perusahaan software dari Singapore, bahkan optimis melebarkan sayap di Indonesia melihat prospek ini. Dengan mengembangkan property management software sebagai produk andalan untuk melayani perusahaan pengembang (developer) dalam mengelola portfolio properti yang mereka bangun.

Satu hal lagi, bank juga lebih suka memberikan pinjaman dengan jaminan properti. Menarik bukan? Inilah yang membuat bisnis properti banyak menarik perhatian masyarakat untuk bergelut dibidang tersebut.  Bagaimana dengan Anda?

You may also like